Minimisasi dapat berupa meminimumkan biaya produksi. Solusi optimal tercapaipada saat garis fungsi tujuan menyinggung daerah fasible yang terdekat dengan titik origin.
Contoh :
Perusahaan makanan ROYAL merencanakan untuk membuat dua jenis makanan yaitu Royal Bee dan Royal Jelly. Kedua jenis makanan tersebut mengandung vitamin dan protein. Royal Bee paling sedikit diproduksi 2 unit dan Royal Jelly paling sedikit diproduksi 1 unit. Tabel berikut menunjukkan jumlah vitamin dan protein dalam setiap jenis makanan:
Bagaimana menentukan kombinasi kedua jenis makanan agar
meminimumkan biaya produksi.
Langkah – langkah:
1.Tentukan variabel
X1 = Royal Bee
X2 = Royal Jelly
2. Fungsi tujuan
Zmin = 100X1 + 80X2
3. Fungsi kendala
1)2X1 + X2 ≥ 8 (vitamin)
2)2X1 + 3X2 ≥ 12 (protein)
3)X1 ≥2
4)X2 ≥1
2)2X1 + 3X2 ≥ 12 (protein)
3)X1 ≥2
4)X2 ≥1
4. Membuat grafik
1)2X1 + X2 = 8
X1 = 0, X2 = 8
X2 = 0, X1 = 4
2)2X1 + 3X2 = 12
X1 = 0, X2 = 4
X2 = 0, X1 = 6
3)X1 =2
4)X2 =1
Solusi optimal tercapai pada titik B (terdekat dengan titik origin), yaitu
persilangan garis kendala (1) dan (2).
2X1 + X2 = 8
2X1 + 3X2 = 12
2X1 + X2 = 8
2X1 + 3X2 = 12
-2X2 = -4⇔ X2 = 2
masukkan X2 ke kendala (1)
2X1 + X2 = 8
2X1 + 2 = 8
2X1 + X2 = 8
2X1 + 2 = 8
2X1 = 6⇔ X1 =3
masukkan nilai X1 dan X2 ke Z
Z min = 100X1 + 80X2 = 100 . 3 + 80 . 2 = 300 + 160 = 460
Kesimpulan :
Z min = 100X1 + 80X2 = 100 . 3 + 80 . 2 = 300 + 160 = 460
Kesimpulan :
Untuk meminimumkan biaya produksi, maka X1 = 3 dan X2 = 2 dengan
biaya produksi 460 ribu rupiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar